Sinergi Sriwijaya Lahat ingin Buat Desa Binaan di Pagar Batu Lahat


Lahat, Sinergi Sriwijaya – Dalam kunjungan ke Desa Pagar Batu, tim Sinergi Sriwijaya Chapter Lahat disambut baik oleh unsur pemerintahan Desa Pagar Batu pada hari Senin, 10 September 2018. Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Desa Pagar Batu sekaligus melakukan sosial mapping.

Dilansir dari beritakite, Tim Sinergi Sriwijaya langsung disambut oleh Kepala Desa Pagar Batu Pak Sepriadi, serta Sekretaris Desa Bu Elvah. Hadir juga Ketua Karang Taruna Kecamatan Pulau Pinang Yuk Elsa serta Ketua Karang Taruna Desa Pagar Batu yaitu Santi ikut menyambut rombongan Sinergi Sriwijaya.

“Kami akan membuat Desa Binaan Berdaya disini berdasarkan hasil diskusi tim Sinergi Sriwijaya. Hari ini kami silaturahmi dan perkenalan dengan pemerintah Desa Pagar Batu, dan akan social mapping tentang potensi Desa“, jelas Yanuar Ketua Sinergi Sriwijaya Kabupaten Lahat.

”Social Mapping yang akan kami lakukan adalah melihat potensi Desa seperti pariwisata, ekonomi, adat, budaya dan keagamaan. Untuk persiapan Desa Binaan juga kami melihat disini banyak anak-anak yang berpotensi serta para pemuda yang aktif. Ini adalah hal yang sangat mendukung untuk kemajuan Desa“, tambah Emil Asyari Sekretaris Sinergi Sriwijaya Kabupaten Lahat.

Kepala Desa Pagar Batu Sepriadi mengatakan bahwa apa yang menjadi rencana Sinergi Sriwijaya adalah hal yang sangat baik dan perlu didukung.

”Memang Desa sangat perlu dengan kegiatan – kegiatan seperti ini. Apalagi seperti bidang pendidikan, pelatihan – pelatihan UMKM untuk pemuda Desa, dan yang dijelaskan oleh Sinergi Sriwijaya adalah hal yang memang diperlukan oleh kami masyarakat Desa, “jelasnya.

”Kami sebagai pemerintah Desa Pagar Batu mengucapkan terimakasih kepada Sinergi Sriwijaya dan akan segera berkoordinasi untuk terlaksananya program Desa Binaan ini, “tambahnya didampingi Sekdes.

Tim Sinergi Sriwijaya kemudian berkeliling Desa sambil bersiraturami dengan masyarakat dan melihat beberapa titik potensi di Desa Pagar Batu.

Seperti kita ketahui, Desa Pagar Batu hanya bisa dilalui dengan akses jembatan gantung sepanjang lebih kurang 300 meter yang menjadi satu-satunya akses menuju Desa tersebut. Disini juga terdapat jejak sejarah penyebaran Islam yaitu petilasan Raden Fatah.

“Desa Pagar Batu memiliki potensi di bidang wisata seperti pinggiran sungai Lematang, dan ada petilasan Raden Fatah. Kami (Karang Taruna) juga mendukung Desa Binaan ini agar berjalan dan bermanfaat untuk masyarakat, “ungkap Elsa Ketua Karang Taruna Kecamatan Pulau Pinang. (yan)

Hits: 3

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *